{"id":10179,"date":"2018-08-31T11:18:06","date_gmt":"2018-08-31T04:18:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=10179"},"modified":"2018-08-31T11:18:06","modified_gmt":"2018-08-31T04:18:06","slug":"songsong-wonderful-indonesia-dengan-festival-tabot-bengkulu-2018","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/songsong-wonderful-indonesia-dengan-festival-tabot-bengkulu-2018\/","title":{"rendered":"Songsong Wonderful Indonesia Dengan Festival Tabot Bengkulu 2018"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bengkulu<\/strong> &#8211;\u00a0<span lang=\"EN-US\">Pemerintah Provinsi\u00a0<\/span>(<span lang=\"EN-US\">Pemprov<\/span>)\u00a0<span lang=\"EN-US\">Bengkulu menjanjikan akan melakukan persiapan secara maksimal dalam pelaksanaan Festival Tabot, yang akan di gelar September 2018 ini.\u00a0<\/span>Mengingat\u00a0<span lang=\"EN-US\">Festival Tabot Bengkulu sudah masuk salah satu dari 100 agenda nasional dalam menyonsong kalender of ivent Wonderful Indonesia\u00a0<\/span>2020 mendatang<span lang=\"EN-US\">.<\/span><\/p>\n<p><span lang=\"EN-US\">Pelaksana tugas\u00a0<\/span>(<span lang=\"EN-US\">Plt<\/span>)\u00a0<span lang=\"EN-US\">Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah,\u00a0<\/span>mengatakan,\u00a0<span lang=\"EN-US\">pelaksanaan Festival Tabot yang juga merupakan agenda tahunan seni dan budaya Bengkulu ini harus lebih baik dari sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span lang=\"EN-US\">Bahkan untuk promosinya juga akan lebih gencar, dengan melibatkan peran masyarakat yang lebih besar lagi.<\/span><\/p>\n<p>\u201c<span lang=\"EN-US\">Diharapkan, dengan adanya partisipasi bersama-sama ini, termasuk peran dari Kerukunan Keluarga Tabut\u00a0<\/span>(<span lang=\"EN-US\">KKT<\/span>)\u00a0<span lang=\"EN-US\">sebagai masyarakat pemelihara, pemilik, dan inisiator Tabut, Festival Tabot tahun ini, bisa lebih semarak.\u00a0<\/span>Pasalnya\u00a0<span lang=\"EN-US\">Pemerintah ini, hanya bersifat memfasilitasi dalam bentuk mensupport dana, promosi, dan regulasi<\/span>nya,\u201d katanya, Kamis, (30\/8\/2018).<\/p>\n<p><span lang=\"EN-US\">Lebih jauh dijelaskannya, sebagai persiapan awal dalam menghadapi event Festival Tabot Bengkulu dari rapat persiapan, salah satu poin penting yang dibahas bagaimana menarik minat kunjungan wisatawan.<\/span><\/p>\n<p><span lang=\"EN-US\">Apalagi sejauh\u00a0\u00a0ini diakui, Pemprov Bengkulu sudah mempromosikannya hingga sampai ke kedutaan negara lain di Jakarta.\u00a0<\/span>Lantaran\u00a0<span lang=\"EN-US\">dalam event tersebut juga akan dilakukan launching Festival Tabot yang merupakan 1 dari 100 agenda Wonderful Indonesia.<\/span><\/p>\n<p>\u201cP<span lang=\"EN-US\">ersiapan lain yang tentu saja mulai dari hal yang terkecil, misalnya gangguan jaringan listrik dan penataan tempat bagi masyarakat yang menonton, agar ketika pelaksanaan nanti jangan sampai menganggu pelaksanaan Festival Tabot. Pasalnya jika tidak demikian dikawatirkan akan mengganggu wisatawan yang berkunjung dan akhirnya jera untuk kembali menyaksikan Festival Tabot Bengkulu<\/span>,\u201d tukasnya.<\/p>\n<p><em>rri.co.id\/Image\u00a0<span class=\"irc_ho\" dir=\"ltr\">Bello.id<\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bengkulu &#8211;\u00a0Pemerintah Provinsi\u00a0(Pemprov)\u00a0Bengkulu menjanjikan akan melakukan persiapan secara maksimal dalam pelaksanaan Festival Tabot, yang akan di gelar September 2018 ini.\u00a0Mengingat\u00a0Festival Tabot Bengkulu sudah masuk salah satu dari 100 agenda nasional&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10180,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,117],"tags":[],"class_list":["post-10179","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kota-bengkulu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10179"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10179\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}