{"id":10431,"date":"2018-10-09T14:49:16","date_gmt":"2018-10-09T07:49:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=10431"},"modified":"2018-10-09T14:49:16","modified_gmt":"2018-10-09T07:49:16","slug":"pelajar-dan-pemuda-sumbawa-ramaikan-karnaval-kebangsaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/pelajar-dan-pemuda-sumbawa-ramaikan-karnaval-kebangsaan\/","title":{"rendered":"Pelajar dan Pemuda Sumbawa, Ramaikan Karnaval Kebangsaan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sumbawa<\/strong> &#8211; Dalam rangka memeriahkan\u00a0\u00a0HUT RI Ke-73, Kodim 1607\/Sumbawa menggelar pawai kebangsaan dengan\u00a0\u00a0berbagai macam budaya nusantara.<\/p>\n<p>Pawai ini diikuti instansi pemerintahan yang ada di Kabupaten Sumbawa, instansi vertikal, Kecamatan se Kabupaten Sumbawa, berbagai macam ethnis serta para pelajar SMP dan SMA\/SMK. Pawai dimulai dari Makodim 1607\/Sumbawa lalu mengelilingi\u00a0Kota Sumbawa,\u00a0\u00a0lalu masuk kembali\u00a0\u00a0ke Makodim,<\/p>\n<p>Ratusan pelajar menampilkan beragam kesenian daerah diseluruh Indonesia, disusul barisan drumband, yang secara berturut-turut diikuti barisan di belakangnya.<\/p>\n<p>Barisan pembawa bendera merah putih dan identitas masing-masing daerah, lalu diikuti barisan masing-masing kontingen dengan kostum yang memvisualisasikan kebhinekaan suku dan adat dalam pawai kebangsaan.<\/p>\n<p>Tidak ketinggalan\u00a0\u00a0Suku Lombok, Bali, NTT, Sumbawa, Jawa, Bugis, dan masih banyak lagi yang lainnya.<\/p>\n<p>Dandim 1607\/Sumbawa, Letkol. (Inf) Samsul Huda, Senin (8\/10\/2018) siang,\u00a0\u00a0mengatakan dengan pawai kebangsaan ini pihaknya merangkum seluruh budaya yang ada di Indonesia. Selain itu juga pawai ini\u00a0\u00a0untuk mengembalikan ingatan generasi muda\u00a0\u00a0kepada pahlawan yang telah memperebutkan kemerdekaan Republik Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cAcara ini konsisten menampilkan beragam adat dan budaya nusantara untuk mengingatkan seluruh warga akan kebhinekaan Indonesia,\u201d ucap Letkol (Inf) Samsul Huda.<\/p>\n<p>Karnaval kebangsaan ini ditampilkan Indonesia dalam bentuk mini. Wujud Indonesia yang kaya akan ragam budaya, etnis, adat istiadat dan agama. Dengan semangat kemerdekaan, mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum agar masyarakat dan generasi muda selalu sadar menjaga kebhinekaan.<\/p>\n<p>\u201cTetaplah bersatu dalam kondisi apapun, jangan mudah terpecah belah,\u201d harap Letkol. (Inf) Samsul Huda<\/p>\n<p>Bung, Samsul Huda juga berharap agar karnaval tematik semacam ini bisa diterapkan juga di tingkat kecamatan. Sehingga semangat masyarakat dalam menjaga kebhinekaan juga bisa dirasakan hingga ke kecamatan dan desa.<\/p>\n<p>\u201cDi pilihnya pawai Kebangsaan, Bukan berarti kita kurang dari memahami Kebangsaan.\u00a0\u00a0Tapi dengan modal Kebangsaan inilah negara kita bisa maju,\u00a0menjadi negara yang modern dengan tidak meninggalkan identitas kebangsaan. Ini harus kita mepupuk terus rasa kebhinekaan kita sehingga bisa menjadi bangsa yang berbudi luhur, bangsa yang modern. Tentunya generasi muda juga dapat mengetahui bagaimana perjuangan pahlawan kita merebutkan kemerdekaan\u00a0ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><em>rri.co.id\/Image\u00a0<span class=\"irc_ho\" dir=\"ltr\">Harian Nasional News<\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumbawa &#8211; Dalam rangka memeriahkan\u00a0\u00a0HUT RI Ke-73, Kodim 1607\/Sumbawa menggelar pawai kebangsaan dengan\u00a0\u00a0berbagai macam budaya nusantara. Pawai ini diikuti instansi pemerintahan yang ada di Kabupaten Sumbawa, instansi vertikal, Kecamatan se&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10432,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,140],"tags":[],"class_list":["post-10431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kabupaten-sumbawa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10431"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10431\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}