{"id":10713,"date":"2018-12-07T14:21:43","date_gmt":"2018-12-07T07:21:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=10713"},"modified":"2018-12-07T14:21:43","modified_gmt":"2018-12-07T07:21:43","slug":"wisata-air-bendung-karet-tirtonadi-destinasi-wisata-baru-di-kota-solo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wisata-air-bendung-karet-tirtonadi-destinasi-wisata-baru-di-kota-solo\/","title":{"rendered":"Wisata Air Bendung Karet Tirtonadi Destinasi Wisata Baru di Kota Solo"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><strong>Surakarta<\/strong> &#8211; Destinasi pariwisata di Kota Bengawan kini bertambah satu lagi, yakni Wisata Air Bendung Karet Tirtonadi yang berlokasi di depan Terminal bus Solo. Wisata\u00a0baru tersebut akan dilengkapi dengan perahu motor.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Pemerintah Kota Surakarta menargetkan wisata air di Bendung Karet Tirtonadi mulai dibuka pada Februari mendatang.<\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<p>&#8220;Selain jembatan Kaca dan jembatan Tugu Keris, kita juga akan siapkan perahu motor juga melengkapi wisata air di sana,&#8221; kata Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, kepada wartawan, Rabu (5\/11\/2018).<\/p>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<p>Rudy sapaan akrab Wali kota itu, berharap\u00a0Bendung Karet Tirtonadi bisa diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat ini, proyek bendung karet Tirtonadi tengah dalam tahap finalisasi dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau perahunya bisa minta bantuan melalui CSR (corporate social responsibility),&#8221; tambahnya.<\/p>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<p>Perahu motor akan dioperasionalkan setelah pengerukan sedimentasi di bendung karet Tirtonadi selesai dikerjakan. Selama ini sedimentasi di aliran Kali Pepe maupun Kali Anyar sangat tinggi. Dengan begitu perlu dilakukan pengerukan sedimentasi sebelum wahana perahu motor dioperasionalkan guna melengkapi wisata air tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Harapannya\u00a0nanti semua pengunjung yang datang nanti mau dan mampu menjaga kebersihan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<p>Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Surakarta, Hasta Gunawan kepada RRI mengatakan, kini Jembatan Tirtonadi dengan sentuhan ikon Tugu Keris merupakan bagian dari penghormatan warisan budaya bangsa. Keris diakui UNESCO sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.<\/p>\n<p>Guna melestarikan warisan budaya bangsa ini, di Kota Solo bahkan dibangun Museum Keris Nusantara yang bertujuan menguatkan keberadaan Solo sebagai kota budaya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau nama kerisnya belum, nunggu dari pak wali besok kalau sudah peresmian,&#8221; katanya.<\/p>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<p>Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakar4ta, Endah Sitaresmi mengatakan, keberadaan Papan Kawruh Tirta yang sebelumnya bernama Galeri Sungai di depan Terminal Tirtonadi juga melengakpi wisata air di bendung karet Tirtonadi. Papan Kawruh Tirta merupakan\u00a0Bangunan berbentuk kapal, akan menjadi wisata edukasi air.<\/p>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Bangunan ini kita konsep menjadi salah satu tempat wisata sekaligus edukasi tentang sungai. Ke depan informasi tentang sungai di Solo kita sampaikan. Termasuk bisa digunakan untuk sekolah sungai,&#8221; tandasnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\"><em>rri.co.id\/Image\u00a0<span class=\"irc_ho\" dir=\"ltr\">Kompas<\/span><\/em><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surakarta &#8211; Destinasi pariwisata di Kota Bengawan kini bertambah satu lagi, yakni Wisata Air Bendung Karet Tirtonadi yang berlokasi di depan Terminal bus Solo. Wisata\u00a0baru tersebut akan dilengkapi dengan perahu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10714,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,72],"tags":[],"class_list":["post-10713","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kota-surakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10713","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10713"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10713\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}