{"id":11589,"date":"2019-10-03T11:34:33","date_gmt":"2019-10-03T04:34:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=11589"},"modified":"2019-10-03T11:34:33","modified_gmt":"2019-10-03T04:34:33","slug":"lovina-festival-berhasil-menyedot-wisatawan-hingga-26-ribu-lebih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/lovina-festival-berhasil-menyedot-wisatawan-hingga-26-ribu-lebih\/","title":{"rendered":"Lovina Festival Berhasil Menyedot Wisatawan Hingga 26 Ribu Lebih"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Singaraja <\/strong>&#8211;\u00a0Lovina Festival (Lofest) ke 8 dan Sail Indonesia 2019 berlangsung selama empat hari mulai 27 \u2013 30 september, dengan menampilkan berbagai macam pertunjukan seni budaya, secara resmi ditutup oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana pada Senin (30\/9) malam.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara yang dipusatkan di Pantai Binaria, Lovina, Desa Kalibukbuk ini berhasil menyedot para wisatawan domestikmaupun mancanegara. Selama empat hari berlangsung, kunjungan wisatawan pada Lofest\u00a0mencapai tak kurang dari 26 ribu lebih dengan nilai transaksi tembus hingga 611 juta. Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahtraan Rakyat Ni Made Rousmini, S.Sos\u00a0saat penutupan Lofest 2019.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTotal pengunjung selama empat hari tercatat ada 25.850 wisatawan domestik dan 995 wisman. Meningkat lima persen dari tahun sebelumnya dengan memenuhi target yang diharapkan. Hal ini berdampak terhadap kunjungan ke Buleleng,\u201d ungkap Rousmini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara turut hadir menutup rangkaian kegiatan Lovina Festival 2019, Staff Ahli Ekonomi Maritim, Kementerian Maritim Republik Indonesia Sugeng Santoso mengapresiasi peningkatan kualitas penyelenggaraan Festival yang sudah masuk dalam kalender of\u00a0event nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Sugeng Santoso berharap Kualitas penyelenggaraan Festival Lovina mampu menggerakkan sektor perekonomian Kabupaten Buleleng dan berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke Lovina secara khusus maupun ke Buleleng secara umum.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKementerian\u00a0Maritim\u00a0kita apresiasi langkah yang dilakukan Pembkab Buleleng, kita dorong bersama untuk senantiasa memacu kualitas penyelenggaraan event dengan demikian akan meningkatkan nilai jual. Tak hanya itu sector lainnya juga tergerak dari kegiatan festival Lovina ini,\u201d imbuh Sugeng Santoso usai Lofest ditutup.<\/p>\n\n\n\n<p>Rangkaian penutupan Lofest 2019 yang dipusatkan di Areal Timur monumen lumba-lumba pantai Lovina dimeriahkan berbagai atraksi hiburan tradisional dan modern.\u00a0Puncaknya penampilan dari musisi nasional Balawan berhasil menjadi penampilan pamungkas pada Lofest dan Sail Indonesia 2019.<\/p>\n\n\n\n<p><em>rri.co.id<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Singaraja &#8211;\u00a0Lovina Festival (Lofest) ke 8 dan Sail Indonesia 2019 berlangsung selama empat hari mulai 27 \u2013 30 september, dengan menampilkan berbagai macam pertunjukan seni budaya, secara resmi ditutup oleh&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,124],"tags":[],"class_list":["post-11589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kabupaten-buleleng"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11589"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11589\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}