{"id":16707,"date":"2018-05-15T10:06:24","date_gmt":"2018-05-15T03:06:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=9067"},"modified":"2018-05-15T10:06:24","modified_gmt":"2018-05-15T03:06:24","slug":"cirebon-kembangkan-wisata-sungai-bersejarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/cirebon-kembangkan-wisata-sungai-bersejarah\/","title":{"rendered":"Cirebon Kembangkan Wisata Sungai Bersejarah"},"content":{"rendered":"<p>CIREBON, JAWA BARAT\u00a0\u2013 Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, berencana mengembangkan wisata bernilai sejarah di Sungai Kriyan yang pernah menjadi pintu masuk penting ke Cirebon utamanya ke Kawasan Keraton Pakungwati (sekarang Keraton Kasepuhan Cirebon).<\/p>\n<p>Sungai Kriyan yang sebagian dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk \u2013 Cisanggarung, akan dibenahi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata baru yang pembangunannya dijadwalkan mulai tahun anggaran 2019. \u201cPemerintah Kota Cirebon mulai tahun 2019 akan membangun infrastruktur dan sarana penunjang untuk menjadikan sungai Kriyan sebagai destinasi wisata,\u201dkata Penjabat Walikota Cirebon, Dedi Taufik.<\/p>\n<p>Dia menyatakan sudah menugaskan kepada Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk membuat desain dan perencanaan pembangunannya agar tahun 2019 bisa segera dilakukan, mengingat daya tarik wisata sungai punya akar yang kuat. Kata Cirebon sendiri berasal dari kata Cai atau air, dan Rebon atau udang. \u201cWisata laut dan sejarah \u201cseperti ini yang bisa dijual kepada pengunjung. Apalagi di sungai Kriyan dahulunya merupakan salah satu pintu masuk ke Kota Cirebon dari Lawang Sanga ke Pakungwati,\u201d ujar Dedi Taufik, baru-baru ini.<\/p>\n<p>Sebagai gambaran, dulu untuk masuk ke Cirebon memang kapal bisa masuk langsung ke tengah melalui Sungai Kriyan. Dari laut perahu menyusuri sungai setelah melewati Lawang Sanga (Syahbandar) sebelum masuk kawasan Keraton Pakungwati (Kasepuhan).<\/p>\n<p><em>joss.co.id\/Image\u00a0militer.or.id<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CIREBON, JAWA BARAT\u00a0\u2013 Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, berencana mengembangkan wisata bernilai sejarah di Sungai Kriyan yang pernah menjadi pintu masuk penting ke Cirebon utamanya ke Kawasan Keraton Pakungwati (sekarang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9068,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,88],"tags":[],"class_list":["post-16707","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kota-cirebon"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16707","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16707"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16707\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16707"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16707"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16707"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}