{"id":16743,"date":"2018-10-30T10:57:08","date_gmt":"2018-10-30T03:57:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=10549"},"modified":"2018-10-30T10:57:08","modified_gmt":"2018-10-30T03:57:08","slug":"kota-pusaka-kirab-budaya-di-solo-hadirkan-kekayaan-budaya-dari-berbagai-daerah-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/kota-pusaka-kirab-budaya-di-solo-hadirkan-kekayaan-budaya-dari-berbagai-daerah-2\/","title":{"rendered":"Kota Pusaka Kirab Budaya di Solo Hadirkan Kekayaan Budaya Dari Berbagai Daerah"},"content":{"rendered":"<p>Solo &#8211; Kirab Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang diselenggarakan di Kota Solo,\u00a0 menghadirkan kekayaan budaya Indonesia dari berbagai daerah.<\/p>\n<p>Kirab yang dimulai pada pukul 14.30 WIB tersebut dibuka dengan pasukan drumband dari Satpol PP dan diikuti oleh pasukan pembawa bendera.<\/p>\n<p>Selanjutnya, barisan puluhan kereta berkuda membawa masing-masing pejabat dari berbagai daerah peserta JKPI. Pada rombongan selanjutnya terdapat para pejabat Kota Surakarta yang mengenakan kostum adat Jawa mulai dari raja hingga raksasa yang berjalan kaki memeriahkan acara.<\/p>\n<p>Pada rombongan terakhir, yaitu yang paling banyak adalah barisan defile dari masing-masing daerah. Yang menarik, masing-masing daerah ini menampilkan berbagai macam pertunjukan khas di daerah tersebut, di antaranya Reog Ponorogo, musik dari barang bekas, hingga tarian daerah.<\/p>\n<p>Pada pembukaan kegiatan, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan pusaka merupakan bentuk peninggalan budaya bangsa dan harus dijaga keberadaannya agar jangan tergerus oleh budaya mancanegara.<\/p>\n<p>Ia mengatakan pada kegiatan yang berlangsung selama 24-26 Oktober tersebut, masing-masing daerah menampilkan pusaka baik benda maupun tak benda.<\/p>\n<p>&#8220;Harapannya dengan JKPI ini, Bangsa Indonesia makin menghargai, menghormati, dan melindungi aset bangsa sendiri,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Pada kegiatan tersebut, pihaknya juga akan mengenalkan apa itu Kota Pusaka kepada masyarakat termasuk para pelajar.<\/p>\n<p>&#8220;Selama ini orang tahunya pusaka itu keris, tombak. Padahal bisa benda dan tak benda. Seperti di Bali ada Ngaben dan Galungan, itu termasuk pusaka,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, Kabupaten Klaten bisa menampilkan replika Candi Prambanan dan Magelang bisa menampilkan replika Candi Borobudur. Sedangkan Solo, dikatakannya, pada kegiatan tersebut menampilkan wayang dan berbagai bangunan cagar budaya.<\/p>\n<p>&#8220;Pada dasarnya pusaka ini juga harus bisa mendatangkan turis. Ini sudah terbukti di Bali dengan pelaksanaan Ngaben dan Galungannya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><em>ANTARA<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Solo &#8211; Kirab Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang diselenggarakan di Kota Solo,\u00a0 menghadirkan kekayaan budaya Indonesia dari berbagai daerah. Kirab yang dimulai pada pukul 14.30 WIB tersebut dibuka dengan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10550,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,72],"tags":[],"class_list":["post-16743","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kota-surakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16743","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16743"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16743\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}