{"id":2841,"date":"2013-08-26T04:05:41","date_gmt":"2013-08-26T04:05:41","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/?p=2841"},"modified":"2013-08-26T04:05:41","modified_gmt":"2013-08-26T04:05:41","slug":"bukit-tiong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/bukit-tiong\/","title":{"rendered":"Bukit Tiong"},"content":{"rendered":"<p>Dipinggiran Pusat Kota Sungai Penuh dan tak jauh dari Pusat Pemerintahan yang masih dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kerinci terdapat kawasan wisata yang memiliki panorama alam yang menarik.dilokasi ini sebelum era tahun 1990 an menjadi tempat pemakaman masyarakat Tionghoa- Kerinci, dan untuk penataan kota makam\u00a0 tersebut dipindahkan ke kawasan puncak arah Bukit Tapan (Desa Sungai Ning Kecamatan Sungai Bungkal).<\/p>\n<p>Objek wisata alternative\u00a0 masyarakat Kota Sungai Penuh ini setiap sore selalu ramai dikunjungi masyarakat\u00a0 local dan wisatawan\u00a0 domestic, dari ketinggian bukit Tiogn, pengunjung dapat menyaksikan potret wajah kota Sungai Penuh dari jarak dekat, sambil menikmati panorama alam menjelang senja yang menawan, pengunjung dapat menikmati wisata kuliner ala Kota Sungai Penuh, namun sayangnya objek wisata ini belum dikelola secara optimal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dipinggiran Pusat Kota Sungai Penuh dan tak jauh dari Pusat Pemerintahan yang masih dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kerinci terdapat kawasan wisata yang memiliki panorama alam yang menarik.dilokasi ini sebelum era tahun&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,108],"tags":[],"class_list":["post-2841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-kota-sungai-penuh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2841"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2841\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}