{"id":2893,"date":"2013-09-13T07:56:20","date_gmt":"2013-09-13T07:56:20","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/?p=2893"},"modified":"2013-09-13T07:56:20","modified_gmt":"2013-09-13T07:56:20","slug":"sembah-muntaing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/sembah-muntaing\/","title":{"rendered":"Sembah Muntaing adat Kerinci"},"content":{"rendered":"<p>Upacara\u00a0 ini\u00a0 merupakan\u00a0 prosesi\u00a0 terhadap\u00a0 pasangan muda mudi\u00a0 pengantin, acara sembah Muntaing\u00a0 ( Muntin)\u00a0 atau lengkapnya disebut simpuh sembah pengantin masanya adalah satu tahun atau paling lama dua tahun setelah sepasang muda mudi melakukan akad nikah,acara ini dilakukan secara masal oleh pasangan yang telah melakukan akad nikah kurun waktu 1-2 tahun terakhir.Upacara ritual ini biasanya dilakukan pada saat bersamaan dengan kenduri sudah menuai (Selesai Panen)\u00a0 pada\u00a0 setiap tahunnya.\u00a0 Upacara ini mirip dengan acara wisuda\u00a0 mahassiswa Perguruan Tinggi.\u00a0 Setiap\u00a0 pengantin baru\u00a0 membawa Cerano\u00a0 berisi\u00a0 sirih pinang , membawa mangkuk\u00a0 berisi beras\u00a0 kunyit, sebagai sarana simpuh sembah kepada tetua adat adat Depati Ninik<\/p>\n<p>Para pengantin selanjutnya diarak dari lapangan menuju Umouh Gdeang\u00a0 ( Rumah besar ) dalam perjalanan mereka melantunkan\u00a0\u00a0 Syair Salawat Nabi,di rumah besar dilakukan acara doa dan makan bersama,setelah acara makan bersama acara dilanjutkan dengan simpuh sembah pengantin kepada Depati Ninik Mamak dan Alim Ulama.,-Simpuh sembah ini dilakukan dengan berjalan di atas lutut yang didahului oleh pengantin wanita yang diikuti mempelai pria,pada acara itu kaum ibu ibu pengantin mendendangkan lagu salawat nabi ,mereka menaburkan beras kunyit ke tubuh kedua mempelai sebagai tanda restu dari kaum adat dan sembah telah dilaksanakan,dengan selesainya acara tersebut maka syahlah pengantin pria menjadi anak\u201d Betino\u201d atau anak buah desa menurut adat\u00a0 istiadat yang berlaku, acara ini hanya terdapat di DesaSemerap Kecamatan Keliling Danau dan di Desa Sungai Liuk Kota Sungai Penuh, bedanya di Desa Sungai Liuk tidak dilakukan secara masal,upacara di Desa Sungai Liuk disebut \u201cMulang Cucoung ( Mengembalikan cucu).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Upacara\u00a0 ini\u00a0 merupakan\u00a0 prosesi\u00a0 terhadap\u00a0 pasangan muda mudi\u00a0 pengantin, acara sembah Muntaing\u00a0 ( Muntin)\u00a0 atau lengkapnya disebut simpuh sembah pengantin masanya adalah satu tahun atau paling lama dua tahun setelah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[108],"tags":[],"class_list":["post-2893","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kota-sungai-penuh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2893","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2893"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2893\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2893"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2893"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2893"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}