{"id":5610,"date":"2015-09-21T09:56:57","date_gmt":"2015-09-21T02:56:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=5610"},"modified":"2015-09-21T09:56:57","modified_gmt":"2015-09-21T02:56:57","slug":"tour-de-singkarak-2015-akan-digelar-di-bulan-oktober-2015","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/tour-de-singkarak-2015-akan-digelar-di-bulan-oktober-2015\/","title":{"rendered":"Tour de Singkarak 2015 Akan Digelar di Bulan Oktober 2015"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Ajang sport tourism Tour de Singkarak 2015 akan dilangsungkan pada 3-11 Oktober mendatang. Inilah informasi lengkapnya buat kamu yang tertarik menonton ke Sumatera Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Semua kabupatem kota di Sumatera Barat ikut serta. Kecuali, Mentawai,&#8221; ujar Chairman Tour de Singkarak, Sapta Nirwandar pada acara Grand Launching Tour de Singkarak 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Minggu (20\/9\/2015) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Start dimulai di Pesisir Selatan menuju Pariaman yang jadi etape pertama pada Sabtu (3\/10). Selanjutnya berturut-turut sampai etape 5 yakni, Padang Pariaman-Solok, Sijunjung-Dharmasraya, Solok Selatan-Sawahlunto dan Bukittinggi-Tanah Datar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian dari etape 6 sampai etape terakhir etape 9 pada Minggu (11\/10) yakni, Payakumbuh-Limapuluh Kota, Pasaman-Pasaman Barat, Pasaman Barat-Agam dan Padang Panjang-Padang. Total jarak yang ditempuh 1.341 kilometer!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pesertanya diikuti 24 tim dari 36 negara dan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 2,4 miliar. Semua etape yang dilalui bagus-bagus dan indah-indah,&#8221; kata Sapta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lanjut Sapta, Tour de Singkarak juga akan menjadi ajang peliputan bagi jurnalis yang datang. Mereka bakal diajak jalan-jalan mengeliling daerah di tiap etape dan menulis potensi wisatanya baik alam, budaya atau kuliner.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;News value-nya sangat besar. Ada 100 wartawan yang akan datang dari dalam dan luar negeri. Mereka akan mempromosikan pariwisata Sumbar,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walau ada wisatanya, balap sepeda di ajang yang sudah berlangsung 6 kali ini juga tak sembarangan. Ada banyak etape berat yang akan dilewati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kelok 44 dan kelok 9 jadi yang paling sulit. CEO Tour de France pernah datang dan melihat langsung, dia bilang Tour Dlde Singkarak adalah Green Swiss karena keindahan alamnya,&#8221; ujar Sapta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sudah siap ke Ranah Minang?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>travel.detik.com\/image t<span class=\"_r3\"><span class=\"irc_ho\" dir=\"ltr\">ourdesingkarak.com<\/span><\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ajang sport tourism Tour de Singkarak 2015 akan dilangsungkan pada 3-11 Oktober mendatang. Inilah informasi lengkapnya buat kamu yang tertarik menonton ke Sumatera Barat. &#8220;Semua kabupatem kota di Sumatera Barat&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5611,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96],"tags":[],"class_list":["post-5610","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5610","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5610"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5610\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5610"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5610"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5610"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}