{"id":5840,"date":"2015-12-05T22:13:37","date_gmt":"2015-12-05T15:13:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=5840"},"modified":"2015-12-05T22:13:37","modified_gmt":"2015-12-05T15:13:37","slug":"enam-daerah-siap-meriahkan-topeng-festival-di-gianyar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/enam-daerah-siap-meriahkan-topeng-festival-di-gianyar\/","title":{"rendered":"Enam Daerah, Siap Meriahkan Topeng Festival di Gianyar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Festival Topeng Nusantara yang untuk pertamakalinya\u00a0akan digelar di Gianyar, dipastikan akan berlangsung meriah. Sejumah daerah memasikan akan ambil bagian dalam festival yang sedianya dilaksanakan 5 \u2013 7 Desember mendatang di Desa Mas, Ubud tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wayan Kariawan, Kabid Pengembangan dan Pelestarian Seni Disbud Gianyar, Kamis (12\/11), mengungkapkan, enam provinsi yang sudah memastikan mengirimkan seniman topeng mereka, seperti Yogjakarta, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya. Meliputi ISI Yogjakarta, Sanggar Kencana Mas Jakarta, Sanggar Tari Sueryo Soemirat Solo, Sanggar Pering Gading Cirebon, dan Sanggar Tari Topeng Kedungmonggo Malang. Sedangkan dari tuan rumah ada Sanggar Kakul Mas, Batuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, sujatinya, festival itu diharapkan diikuti oleh semua daerah.\u00a0 Namun, diakuinya akan sulit terwujud.\u00a0 Namun, \u00a0hal tersebut tidak akan mengurangi makna dan semangat pelaksanaan festival tersebut. Karena masing-masing sanggar yang sedianya ambil bagian, sudah memastikan diri menyertakan puluhan anggota mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena ada beberapa kendala, hanya beberapa daerah yang bisa ikut,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa kendala itu, seperti tidak semua daerah memiliki kesenian topeng, layaknya Bali, maupun sebagian besar daerah di Pulau Jawa. Tapi seperti ucapannya, dengan ambil bagiannya beberapa daerah tersebut, diharapkan kegiatan festival yang akan dilaksanakan di Wantilan Pura Taman Bule, Desa Mas, Ubud berjalan sesuai rencana. Daerah yang memastikan diri ikut, merupakan sanggar-sanggar dari Jawa. Karena sebagian besar kesenian topeng ada di Bali dan Jawa, serta sampai saat ini masih kental. Sama dengan kesenian wayang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rencananya, Pada festival topeng ini, selain bakal digelar pameran topeng. Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari itu juga akan diisi dengan pementasan tari topeng, dan seminar topeng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>balitribune.co.id\/Image\u00a0<span class=\"_r3\"><span class=\"irc_ho\" dir=\"ltr\">majalahkartini.co.id<\/span><\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Festival Topeng Nusantara yang untuk pertamakalinya\u00a0akan digelar di Gianyar, dipastikan akan berlangsung meriah. Sejumah daerah memasikan akan ambil bagian dalam festival yang sedianya dilaksanakan 5 \u2013 7 Desember mendatang di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5841,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,116],"tags":[],"class_list":["post-5840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kabupaten-gianyar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5840"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5840\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}