{"id":5933,"date":"2016-01-12T12:36:05","date_gmt":"2016-01-12T05:36:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=5933"},"modified":"2016-01-12T12:36:05","modified_gmt":"2016-01-12T05:36:05","slug":"kabupaten-karangasem-siapkan-diri-menuju-kota-pusaka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/kabupaten-karangasem-siapkan-diri-menuju-kota-pusaka\/","title":{"rendered":"Kabupaten Karangasem Siapkan Diri Menuju Kota Pusaka"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Kabupaten Karangasem, Bali, tengah mempersiapkan diri untuk menjadi destinasi wisata kota pusaka, dengan menempatkan puri-puri peninggalan zaman kerajaan sebagai pusat kebudayaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Destinasi wisata di Karangasem itu mayoritas ialah obyek pusaka. Ada puri, desa kuno, pemandangan indah atau peninggalan bersejarah lainnya,&#8221; kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem I Wayan Purna di Amlapura, Senin (11\/1\/2016).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Purna, ada sejumlah puri yang tengah penjajakan untuk menjalin &#8220;memorandum of understanding&#8221; (MoU) antara pemerintah daerah dengan keluarga pemiliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Puri di Kabupaten Karangasem yang dibidik menjadi obyek wisata kota pusaka antara lain adalah Puri Gede, Agung, Madura dan Puri Kelodan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Purna melanjutkan, untuk menuju Karangasem sebagai destinasi kota pusaka, sudah dimulai dengan penataan pedestrian dan pertamanan di lingkungan Tenganan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persiapan lain adalah mempersiapkan infrastruktur dan renovasi bangunan di sejumlah desa kuno di Karangasem seperti di Bungaya, Timbra dan Asak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pembangunan fisik dan infrastruktur bangunan kuno didukung bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp 5 miliar. Untuk tahun 2016 hingga 2018 kami fokus penataan Kota Amlapura untuk renovasi taman dan bangunan bersejarah. Bantuan dari kementerian yang sama dengan total nilai Rp 15 miliar,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Purna memaparkan, perhatian terhadap bangunan bersejarah dilakukan agar tetap terjaga dan lestari bagi generasi mendatang. Perhatian ini diharapkan bisa direalisasikan di semua destinasi di Karangasem agar ada pemerataan obyek wisata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Desa wisata pun kami tonjolkan dengan mempertahankan keunikan masing-masing. Jadi ada aktivitas &#8216;ngirisin tuak&#8217; yang nanti bisa dijadikan paket wisata untuk turis,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keindahan desa wisata di Kabupaten Karangasem yang sudah dijadikan tempat kunjungan wisatawan adalah Desa Sibetan. Pada desa ini, wisatawan dapat menyusuri kebun salak dengan panorama keindahan Gunung Agung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wisatawan pun bisa turut mempelajari proses penanaman tanaman salak dan membudidayakan, cara memanen dan mengolah buah menjadi wine.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desa wisata lain yang sering difavoritkan wisatawan jika berkunjung ke Karangasem adalah Desa Jasri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aktivitas masyarakat mencakup kegiatan memasak, membuat canang sari, atau trekking di lingkungan persawahan, menjadi atraksi wisata yang digemari pengunjung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Purna, selama ini pihaknya sudah memberi persyaratan masing-masing desa wisata untuk menyiapkan satu kamar dengan standar hotel sebagai tempat menginap bagi turis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Nanti pihak desa adat yang menentukan di rumah penduduk siapa wisatawan nanti menginap. Jadi ada unsur pemerataan pemasukan bagi penduduk,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun 2013 Kabupaten Karangasem mendapat penghargaan dari pusat untuk pengelolaan desa wisata Jasri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Selanjutnya kami siapkan desa-desa lain untuk dikemas jadi destinasi wisata. Dan bersyukur International Symposium for the Asia Heritage Network 2016 digelar di Karangasem, sekalian untuk mengenalkan potensi kabupaten ini ke dunia internasional,&#8221; tambah Purna.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>travel.kompas.com\/Image <span class=\"_r3\"><span class=\"irc_ho\" dir=\"ltr\">allbalitourservice.com<\/span><\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Karangasem, Bali, tengah mempersiapkan diri untuk menjadi destinasi wisata kota pusaka, dengan menempatkan puri-puri peninggalan zaman kerajaan sebagai pusat kebudayaan. &#8220;Destinasi wisata di Karangasem itu mayoritas ialah obyek pusaka.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5934,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,102],"tags":[],"class_list":["post-5933","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kabupaten-karang-asem"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5933","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5933"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5933\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}