{"id":7275,"date":"2017-02-10T14:01:52","date_gmt":"2017-02-10T07:01:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=7275"},"modified":"2017-02-10T14:01:52","modified_gmt":"2017-02-10T07:01:52","slug":"atraksi-naga-bersinar-di-pontianak-akan-dipromosikan-di-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/atraksi-naga-bersinar-di-pontianak-akan-dipromosikan-di-malaysia\/","title":{"rendered":"Atraksi Naga Bersinar di Pontianak akan Dipromosikan di Malaysia"},"content":{"rendered":"<p>Pontianak : Kemeriahan menyambut perayaan Cap Go Meh tahun baru Imlek 2568 di kota Pontianak Kalimantan Barat, mulai terlihat dengan arak-arakan replika naga bersinar, yang berlangsung Kamis ( 09\/02\/2017) malam.<\/p>\n<p>Arak-arakan replika naga bersinar yang sudah menjadi agenda tetap dalam perayaan tahun baru Imlek di kota Pontianak ini\u00a0 menjadi tontonan bagi warga kota Pontianak dan bahkan menjadi daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun manca negara.<\/p>\n<p>Negara tetangga Sarawak Malaysia, yang dikawal langsung Konjen RI di Kucing Sarawak Malaysia Jahar Gultom ikut terpukau dengan tontonan arak-arakan replika naga bersinar itu.<\/p>\n<p>Menurut Konjen RI di Kucing Sarawak Malaysia Jahar Gultom, meskipun di Malaysia juga ada perayaan Cap Go Meh di tahun baru Imlek ini, namun skalanya tidak sebesar yang di gelar di Kota Pontianak dan Kota Singkawang Kalimantan Barat.<\/p>\n<p>\u201cSaya melihat kemeriahan perayaan Imlek di Kota Pontianak sangat\u00a0 berpotensi sekali untuk di promosikan sebagai salah satu objek wisata di Sarawak Malaysia, terlebih dengan atraksi replika naga bersinar yang disaksikannya,&#8221; ujar Jahar Gultom, di Pontianak (09\/02\/2017)<\/p>\n<p>Menurut Jahar Gultom, Ia akan\u00a0 mempromosikan wisata budaya Cap Go Meh dengan araksi replika naga bersinar dan atraksi Tatung\u00a0 Singkawang di Malaysia. Untuk itu kehadirannya di Kalimantan Barat dalam memenuhi undangan Wakil Gubernur kalimantan Barat Cristiandi Sanjaya, Ia task luput\u00a0 membawa warga dan media Malaysia.<\/p>\n<p>\u201cWarga dan Media Malaysia yang saya bawa ini, pasti akan kagum dengan suguhan atraksi replika naga bersinar dan atraksi tatung yang tidak ada di negaranya dan mereka pasti akan membawa cerita ini ke Malaysia,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Dia berpendapat , dengan promosi yang dilakukan, di tahun depan jumlah kunjungan wisatawan dari Malaysia akan semakin meningkat. Namun tekannya,\u00a0 harus diimbangi dengan peningkatan pembangunan fasilitas hotel yang memadai di Kalimantan Barat.<\/p>\n<p>&#8220;Saya yakin jumlah kunjungan wisatawan akan semakin meningkat, asal diimbangi dengan pembangunan Infrastuktur yang memadai,&#8221; pungkas Jahar Gultom.<\/p>\n<p><em>rri.co.id\/Image <span class=\"_r3\"><span class=\"irc_ho\" dir=\"ltr\">tribunnews.com<\/span><\/span><br \/>\n<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pontianak : Kemeriahan menyambut perayaan Cap Go Meh tahun baru Imlek 2568 di kota Pontianak Kalimantan Barat, mulai terlihat dengan arak-arakan replika naga bersinar, yang berlangsung Kamis ( 09\/02\/2017) malam.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7276,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,111],"tags":[],"class_list":["post-7275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kota-pontianak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7275"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7275\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}