{"id":7362,"date":"2017-03-20T10:46:59","date_gmt":"2017-03-20T03:46:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=7362"},"modified":"2017-03-20T10:46:59","modified_gmt":"2017-03-20T03:46:59","slug":"banjarmasin-sasirangan-festival-warga-penuhi-jalan-dengan-warna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/banjarmasin-sasirangan-festival-warga-penuhi-jalan-dengan-warna\/","title":{"rendered":"Banjarmasin Sasirangan Festival, Warga Penuhi Jalan Dengan Warna"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANJARMASIN<\/strong> &#8211; Ada yang berbeda, Minggu (19\/3) di Jalan Sudirman, Banjarmasin Sasirangan Festival yang diselenggarakan di depan kantor gubernur lama menjadikan jalan penuh warna.<\/p>\n<p>Banyak orang memakai baju sasirangan dengan berbagai model, bahkan ada pula yang memakai gaun khusus.<\/p>\n<p>Banyak yang turut serta memeriahkan dan berpartisipasi pada Puncak acara Banjarmasin Sasirangan Festival yang diselenggarakan sejak 17- 19 maret tersebut.<\/p>\n<p>Masyarakat segala unsur tersebut terlihat antusias memberikan warna dalam acara yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin itu.<\/p>\n<p>Dalam acara itu pula, sepanjang 50 meter kain sasirangan dibentang dan dipegang oleh peserta yang ikut dalam festival.<\/p>\n<p>Parade Sasirangan 2017 dilepas oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Jalur parade tersebut mulai dari tugu 0 KM Banjarmasin hingga manara pandang Siring, Pirre Tendean.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>banjarmasin.tribunnews.com<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJARMASIN &#8211; Ada yang berbeda, Minggu (19\/3) di Jalan Sudirman, Banjarmasin Sasirangan Festival yang diselenggarakan di depan kantor gubernur lama menjadikan jalan penuh warna. Banyak orang memakai baju sasirangan dengan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7363,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,100],"tags":[],"class_list":["post-7362","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-kota-banjarmasin"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7362","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7362"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7362\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7362"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7362"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7362"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}