{"id":7560,"date":"2017-05-05T11:41:19","date_gmt":"2017-05-05T04:41:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=7560"},"modified":"2017-05-05T11:41:19","modified_gmt":"2017-05-05T04:41:19","slug":"solo-akan-menjadi-tuan-rumah-jaringan-kota-pusaka-indonesia-jkpi-2018-mendatang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/solo-akan-menjadi-tuan-rumah-jaringan-kota-pusaka-indonesia-jkpi-2018-mendatang\/","title":{"rendered":"Solo Akan Menjadi Tuan Rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2018 Mendatang"},"content":{"rendered":"<p>Kota Surakarta ditunjuk sebagai tuan rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2018 mendatang.<\/p>\n<p>Penunjukkan berdasarkan hasil rapat kerja nasional JKPI 2017 yang diselenggarakan di Kabupaten Gianyar, Bali.<\/p>\n<p>JKPI 2018 di Surakarta nanti genap berusia satu dasawarsa didirikan.<\/p>\n<p>Rencananya JKPI 2018 akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif JKPI, Asfarinal, mengatakan, seluruh pengurus JKPI sepakat menunjuk Kota Surakarta menjadi tuan rumah JKPI 2018.<\/p>\n<p>Pasalnya, JKPI lahir pada 2008 silam di kota asal Jokowi itu.<\/p>\n<p>&#8220;Genap sepuluh tahun atau dasawarsa JKPI berdiri, seluruh pengurus JKPI sepakat dirayakan di Kota Surakarta,&#8221; terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima TribunSolo.com, Senin (17\/4\/2017).<\/p>\n<p>Pengurus JKPI akan mengundang Presiden lantaran salah satu pencetus JKPI pada 2008 silam.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah ada koordinasi panitia JKPI melalui Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudiatmo agar Presiden menghadiri JKPI tahun depan di kota kelahirannya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Surakarta dinilai gudangnya kesenian, banyak seniman lahir dari kota Batik ini.<\/p>\n<p>Para pelestari budaya baik muda dan tua banyak ditemukan di kota kelahiran Presiden ini.<\/p>\n<p>Bahkan, para peserta JKPI banyak belajar dari bagaimana melestarikan budaya warisan leluhur.<\/p>\n<p>Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) adalah wadah koordinasi antar semua kota dan kabupaten pusaka di Indonesia.<\/p>\n<p>Kini jumlahnya mencapai 58 kota dan kabupaten.<\/p>\n<p>Tujuan JKPI adalah untuk membangun kerja sama dan komunikasi agar kawasan kota dan kabupaten yang menjadi anggota JKPI dapat dijaga kelestariannya.<\/p>\n<p>Terkait pelaksanaan JKPI 2017 di Gianyar, Wakil Wali Kota Surakarta, Achmad Purnomo, didampingi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Surakarta menghadiri JKPI 2017 yang berlangsung 15-17 April 2017.<\/p>\n<p>Selain menghadiri JKPI, rombongan Pemerintah Kota Surakarta juga meninjau pameran UKM dari Kota Bengawan di Alun-alun Gianyar.<\/p>\n<p>Produk yang dipamerkan antara lain seperti: keris, blangkon, batik, lurik, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>solo.tribunnews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Surakarta ditunjuk sebagai tuan rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2018 mendatang. Penunjukkan berdasarkan hasil rapat kerja nasional JKPI 2017 yang diselenggarakan di Kabupaten Gianyar, Bali. JKPI 2018 di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7561,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,72],"tags":[],"class_list":["post-7560","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kota-surakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7560","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7560"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7560\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7560"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7560"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7560"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}