{"id":7588,"date":"2018-07-04T12:30:07","date_gmt":"2018-07-04T05:30:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=7588"},"modified":"2018-07-04T12:30:07","modified_gmt":"2018-07-04T05:30:07","slug":"segitiga-emas-di-festival-kepulauan-rempah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/segitiga-emas-di-festival-kepulauan-rempah\/","title":{"rendered":"Segitiga Emas di Festival Kepulauan Rempah"},"content":{"rendered":"<p>Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat mewadahi pagelaran Festival Kepulauan Rempah dengan mengangkat kembali sejarah rempah di Maluku Kieraha pada April 2017.<\/p>\n<p>Danny Missy, Bupati Halmahera Barat, mengatakan penyelenggaraan festival itu\u00a0 melibatkan Pemerintah Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan. Dia mengatakan, Pemda Halmahera Barat sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan mendapat respon positif.<\/p>\n<p>\u201cJadi penyelenggaraan festival ini digabungkan dengan paket Festival Teluk Jailolo. Halmana Festival Kepulauan Rempah sebagai pembuka dan Festival Teluk Jailolo sebagai penutup,\u201d kata Danny, kepada KIERAHA.com, saat berada di Ternate.<\/p>\n<p>Danny mengemukakan pelaksanaan festival itu bertujuan mengembangkan potensi pariwisata dan potensi industri kecil menengah di Halmahera Barat, Kota Ternate dan Tidore Kepulauan.<\/p>\n<p>\u201cSehingga pada saat pelaksanaan festival ini diharapkan dapat menampilkan produk-produk makanan serta kerajinan tangan tradisional untuk diperkenalkan kepada wisatawan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dia menjelaskan pelaksanaan Festival Kepulauan Rempah merupakan target dari terwujudnya kerjasama segitiga emas antara ketiga daerah di Maluku Utara tersebut.<\/p>\n<p>\u201cIntinya adalah dapat meningkatkan produksi industri kecil menengah sehingga bisa meningkatkan kualitas dan daya saing, terutama meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p><em>kieraha.com<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat mewadahi pagelaran Festival Kepulauan Rempah dengan mengangkat kembali sejarah rempah di Maluku Kieraha pada April 2017. Danny Missy, Bupati Halmahera Barat, mengatakan penyelenggaraan festival itu\u00a0 melibatkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,134,101,128],"tags":[],"class_list":["post-7588","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news","category-kabupaten-halmahera-barat","category-kota-ternate","category-kota-tidore"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7588","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7588"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7588\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7588"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7588"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}