{"id":7748,"date":"2017-07-11T10:45:12","date_gmt":"2017-07-11T03:45:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=7748"},"modified":"2017-07-11T10:45:12","modified_gmt":"2017-07-11T03:45:12","slug":"erau-adat-kutai-dan-international-folk-art-festival-akan-digelar-bulan-juli-2017","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/erau-adat-kutai-dan-international-folk-art-festival-akan-digelar-bulan-juli-2017\/","title":{"rendered":"Erau Adat Kutai dan International Folk Art Festival Akan Digelar Bulan Juli 2017"},"content":{"rendered":"<div>Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kukar, Sri Wahyuni, memastikan, festival Erau Adat Kutai dan Intenational Folk Art Festival (EIFAF) akan digelar pada minggu ketiga bulan Juli tahun ini.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8220;Erau akan dilaksanakan pada tanggal 22 sampai 30 Juli 2017, dan sudah fix akan hadir bersama-sama di festival nanti kesenian rakyat dari 7 negara,&#8221; ungkapnya kepada media ini.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>7 negara tersebut yaitu Slovenia, Polandia, Korea Selatan, Bulgaria, Thailand, Taiwan dan Jepang, yang nantinya akan tampil selama EIFAF berlangsung.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Sedangkan satu negara lainnya masih belum bisa dipastikan kehadirannya. &#8220;Kita masih menunggu konfirmasi satu negara dari Afrika, apakah mungkin hadir atau tidak,&#8221; ucapnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dikatakan Sri, persiapan Erau sudah dilakukan sejak awal tahun, seperti publikasi dan komunikasi dengan organisasi CIOFF yang membawahi delegasi kesenian rakyat mancanegara.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8220;Kita baru melaksanakan rapat besar untuk melaporkan yang sudah kita lakukan, sekaligus menginformasikan hal-hal yang menjadi catatan lintas pokja. Diharapkan kendala pada tahun ini sudah tidak ada lagi,&#8221; bebernya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Terkait kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami defisit, lanjut Sri, maka nantinya hanya akan ada dua panggung kesenian yaitu di Erau Expo dan lapangan basket Timbau.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8220;Kita mendapat support dari Bank Kaltim, dan dari PT ABK untuk tarian massal, serta PT JMD untuk membantu kegiatan-kegiatan selama festival berlangsung,&#8221; tukasnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Pada pelaksanaan Erau nanti, sambung Sri, hadir pula delegasi kesenian nusantara dari 7 kabupaten\/kota yakni Yogya, Sleman, Gunung Kidul, Kulonprogo, Bantul, Malang dan Bone.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8220;Jadi tahun ini ada 7 kabupaten\/kota yang akan hadir diluar kabupaten\/kota yang ada di wilayah Kaltim dan Kutai Kartanegara,&#8221; cetusnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Ditambahkan Sri, opening ceremony festival Erau 2017 juga akan disaksikan oleh para duta besar Asean bersama masing-masing Sekjen.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><em>kutaikartanegaranews.com<\/em><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kukar, Sri Wahyuni, memastikan, festival Erau Adat Kutai dan Intenational Folk Art Festival (EIFAF) akan digelar pada minggu ketiga bulan Juli tahun ini. &#8220;Erau akan dilaksanakan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7751,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,137],"tags":[],"class_list":["post-7748","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kabupaten-kutai-kartanegara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7748","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7748"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7748\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7748"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7748"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7748"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}