{"id":7979,"date":"2017-09-22T12:28:17","date_gmt":"2017-09-22T05:28:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=7979"},"modified":"2017-09-22T12:28:17","modified_gmt":"2017-09-22T05:28:17","slug":"festival-kota-lama-semarang-digelar-di-sepanjang-jalan-kenangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/festival-kota-lama-semarang-digelar-di-sepanjang-jalan-kenangan\/","title":{"rendered":"Festival Kota Lama Semarang Digelar di Sepanjang Jalan Kenangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEMARANG<\/strong> &#8211; Festival tahunan Kota Lama Semarang kembali digelar, kali ini mulai 23-24 September 2017. Tahun ini festival yang kerap mengundang wisatawan mancanegara tersebut mengangkat tema &#8220;Sepanjang Jalan Kenangan&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Tahun 2015 lalu Kota Lama Semarang masuk jadi list tentatif World Heritage UNESCO, jadi semuanya harus terus disiapkan menjadi destinasi Internasional. Termasuk adanya festival ini semikin mempopulerkan Kota Lama,&#8221; ujar Jenny, Ketua Penyelenggara Festival Kota Lama 2017 dalam rilis pada <em>KompasTravel<\/em>, Selasa (19\/9\/2017).<\/p>\n<p>Tahun ini Oen&#8217;s Semarang Foundation (OSF) selaku penyelenggara festival bekerja sama dengan <em>stakeholder<\/em> dan rekan-rekan Kota Lama, juga beberapa komunitas berdomisili di Belanda, untuk menyelenggarakan Festival Kota Lama 2017.<\/p>\n<p>Salah satu festival terbesar di Semarang itu mengangkat tema &#8220;Sepanjang Jalan Kenangan&#8221;. Wisatawan bersama masyarakat Semarang diajak bersenang-senang di sepanjang jalan kenangan yaitu Jalan Merak.<\/p>\n<p>&#8220;Bernostalgia menikmati suasana Kota Lama tempo dulu, mulai dari Pasar Malam Sentiling, gala dinner, bazar jajanan,<em> fashion show<\/em>, <em>street dance<\/em>, <em>walking tour<\/em> hingga acara menarik lainnya,&#8221; ungkap Jenny.<\/p>\n<p>Dalam dua hari, penyelenggaraan Festival Kota Lama Semarang berlangsung di hampir seluruh kawasan Kota Lama Semarang. Namun dengan berpusat di Jalan Merak &#8211; Jalan Perkutut &#8211; Jalan Kedasih &#8211; dan Kolam Retensi Tawang sebagai panggung utamanya.<\/p>\n<p>Tahun ini, lebih banyak acara yang bisa diikuti oleh wisatawan. Seperti <em>walking tour, best<\/em> gaun tempoe doeloe saat <em>gala dinner<\/em>, <em>fashion show<\/em> Batik Semarang, pameran mobil kuno, ragam pameran perjalanan kota Semarang, hingga <em>talkshow.<\/em><\/p>\n<p>&#8220;Festival Kota Lama 2017 akan menjadi ruang persahabatan antara Indonesia dengan Belanda. Festival Kota Lama keenam ini diharapkan menjadi kegiatan berskala internasional dengan bekerjasama dengan beberapa pihak mancanegara,&#8221; tutup Jenny.<\/p>\n<p><em>travel.kompas.com<br \/>\n<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEMARANG &#8211; Festival tahunan Kota Lama Semarang kembali digelar, kali ini mulai 23-24 September 2017. Tahun ini festival yang kerap mengundang wisatawan mancanegara tersebut mengangkat tema &#8220;Sepanjang Jalan Kenangan&#8221;. &#8220;Tahun&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7981,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,97],"tags":[],"class_list":["post-7979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kota-semarang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7979"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7979\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}