{"id":8170,"date":"2017-11-30T09:52:44","date_gmt":"2017-11-30T02:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=8170"},"modified":"2017-11-30T09:52:44","modified_gmt":"2017-11-30T02:52:44","slug":"datang-dan-saksikan-kemeriahan-sail-sabang-2017","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/datang-dan-saksikan-kemeriahan-sail-sabang-2017\/","title":{"rendered":"Datang dan Saksikan Kemeriahan Sail Sabang 2017"},"content":{"rendered":"<p><strong>SAIL Sabang 2017<\/strong>\u00a0digelar mulai 28 November hingga 5 Desember 2017. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dijadwalkan hadir dan membuka even tersebut pada 2 Desember 2017. Even pariwisata berskala internasional itu melibatkan 12 kementerian, dan sudah dilaunching oleh Kementerian Pariwisata di Jakarta, pada 9 November 2017.<\/p>\n<p>Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, Sabang telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi unggulan untuk wisata bahari Indonesia. Sebab, Sabang memiliki potensi alam yang menakjubkan. Lokasinya yang strategis membuat setiap tahun disinggahi puluhan kapal pesiar (cruise) maupun kapal yacht dari mancanegara. \u201cDi kalangan wisatawan penggemar marine tourism, Sabang dikenal sebagai destinasi favorit karena para traveller bisa melakukan berbagai aktivitas seperti diving, snorkeling, fishing, sunbathing, dan kegiatan wisata bahari lainnya dengan spot-spot yang menarik,\u201d kata Menpar. Selain untuk mempromosikan wisata bahari yang dimiliki Sabang dan Indonesia,\u00a0Sail Sabang\u00a0juga bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan dan memberdayakan ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>Pemerintah Kota (Pemko) bersama masyarakat Sabang sudah menyiapkan berbagai hal untuk menyambut kedatangan wisatawan Indonesia dan dunia. Panitia sudah menyiapkan 24 kegiatan untuk memeriahkan\u00a0Sail Sabang\u00a02017, baik itu kegiatan-kegiatan yang bersifat tradisi, maupun kegiatan-kegiatan modern. &#8220;Kami akan kerahkan semua yang kami miliki untuk menyukseskan even besar ini. Insya Allah, kami sudah siap melaksanakannya. Antusias masyarakat juga sangat luar biasa,&#8221; kata Wali Kota Sabang, Nazaruddin.<\/p>\n<p>Wali Kota Sabang yang akrab disapa Tgk Agam itu, mengajak masyarakat dan wisatawan untuk datang, menyaksikan, dan menikmati kemeriahan\u00a0Sail Sabang\u00a02017. Kepada para pengunjung yang akan datang ke Sabang, Wali Kota mengatakan tak perlu khawatir kehabisan tiket kapal dan pesawat, atau sarana transportasi selama berada di Sabang. Ada enam trip kapal cepat\/express yang akan berlayar setiap jam untuk menyeberangkan penumpang dari Banda Aceh ke Sabang dan sebaliknya, ditambah empat trip kapal lambat (roro). Selain itu, Pemko Sabang juga sudah berupaya menambah jumlah penerbangan ke Sabang. Jadi, tidak ada alasan gagal berangkat ke Sabang.<\/p>\n<p>Dari segi penginapan, semua hotel sudah siap. Masyarakat yang menyediakan homestay juga sudah berbenah. Jika tak ada halangan, Insya Allah semuanya sudah beres. Kalau pun nanti ada yang tidak kebagian tempat penginapan, pengunjung bisa menginap di hotel-hotel dan penginapan yang ada di Banda Aceh. &#8220;Sebab, kapan pun ingin ke Sabang bisa. Kapal tersedia, tinggal berangkat. Ayo, datang dan jadilah saksi kemeriahan\u00a0Sail Sabang\u00a02017,&#8221; kata Nazaruddin. &#8220;Saya mengajak semuanya untuk menyukseskan\u00a0Sail Sabang. Semoga melalui even ini, Kota Sabang akan lebih dikenal sebagai tujuan destinasi wisata, baik lokal, nasional, maupun internasional,&#8221; demikian Wali Kota Sabang, Nazaruddin.<\/p>\n<p><strong>Berikut ini rangkaian kegiatan selama\u00a0Sail Sabang\u00a02017 berlangsung sejak 28 November sampai 5 Desember 2017.<\/strong><br \/>\n* Sabang International Diving Competition &amp; Workshop (Balohan, 26 Nov-1 Des)<br \/>\n* Aceh Dive Open Competition (Gapang, 26-28 Nov )<br \/>\n* Pelayaran Kapal Islami &#8220;Costa Victoria&#8221; (CT-3 Sabang, 27 Nov)<br \/>\n* Kapal Pemuda Nusantara (CT-3 Sabang, 27 Nov)<br \/>\n* Aceh Urban Art Festival (Sabang Fair, 28-30 Nov)<br \/>\n* Video &amp; Photo Drone Contest (Sabang, 28 Nov-3 Des).<br \/>\n* Pameran Bahari (Museum Sabang, 28 Nov-5 Des)<br \/>\n* International Yacth Rally (Teluk Sabang, 28 Nov-5 Des)<br \/>\n* Weh Island Night Carnival (Kota Sabang, 29 Nov)<br \/>\n* Sabang Wonderful &amp; Marine Expo (CT-3 Sabang, 1-5 Des)<br \/>\n* Tari Kolosal Laksamana Keumalahayati (CT-3 Sabang, 2 Des)<br \/>\n* Festival Kuah Beulangong (CT-3 Sabang, 2 Des)<br \/>\n* Sabang Bazaar (CT-3 Sabang, 2-5 Des)<br \/>\n* Atraksi Kapal Tradisional (Teluk Sabang, 2 Des)<br \/>\n* Terjun Payung (CT-3 Sabang, 2 Des)<br \/>\n* Aerobatic Show (CT-3 Sabang 2 Des)<br \/>\n* Eksibisi Paramotor (CT-3 Sabang 2 Des)<br \/>\n* Pentas Wonderful Sabang (CT-3 Sabang, 2-5 Des)<br \/>\n* Festival Kopi &amp; Kuliner (CT-3 Sabang, 3-5 Des)<br \/>\n* Yacthers City Tour (Sabang &amp; Banda Aceh, 3-4 Des)<br \/>\n* Aceh Fun Dive (Iboih, 3 Des)<br \/>\n* Atraksi Budaya Meulaot (Balohan, 4 Des)<\/p>\n<p><em>aceh.tribunnews.com<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAIL Sabang 2017\u00a0digelar mulai 28 November hingga 5 Desember 2017. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dijadwalkan hadir dan membuka even tersebut pada 2 Desember 2017. Even pariwisata berskala internasional itu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8171,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,133],"tags":[],"class_list":["post-8170","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kota-sabang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8170"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8170\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}