{"id":8818,"date":"2018-04-12T13:17:00","date_gmt":"2018-04-12T06:17:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=8818"},"modified":"2018-04-12T13:17:00","modified_gmt":"2018-04-12T06:17:00","slug":"banyumas-extravaganza-2018-kembali-digelar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/banyumas-extravaganza-2018-kembali-digelar\/","title":{"rendered":"Banyumas Extravaganza 2018 Kembali Digelar"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banyumas Extravaganza<\/strong>\u00a0Tahun 2018 siap menampilkan yang terbaik pada karnaval jalanan yang akan digelar Minggu (15\/4\/2018) mendatang.<\/p>\n<p>Sebanyak 70 kelompok akan dibagi dalam tiga kelompok kategori, yakni pelajar dan mahasiswa, perwakilan kecamatan, serta masyarakat umum.<\/p>\n<p>Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Periwisata (Dinporabudpar), Suwondo, pada acara temu teknik mengatakan para peserta karnaval berjalan dari Depan Gedung Bioskop Rajawali Jalan S Parman menuju ke Alun-alun Purwokerto di Jalan Jenderal Soedirman sekitar pukul 08.00 hingga selesai.<\/p>\n<p>\u201cKarena jalan akan penuh oleh peserta dan penonton, seluruh akses menuju jalan tersebut ditutup, sehingga pengguna jalan yang ingin melintas, kecuali penonton, diminta untuk mencari jalur alternatif,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Wondo menambahkan, selain peserta, panitia juga mengundang 600 orang dari berbagai instansi dan pelaku wisata, serta kepala dinas pariwisata dari beberapa kabupaten di wilayah Barlingmascakeb.<\/p>\n<p>Dia memprediksi tahun ini jumlah peserta dari kelompok pelajar dan mahasiswa mengalami penurunan. Pasalnya, sejumlah pelajar sekolah sedang mengikuti ujian nasional.\u00a0\u201cTapi jumlah peserta dari kelompok pengusaha, pelaku wisata dan umum mengalami kenaikan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pihaknya pun terus berusaha mengedepankan kualitas dibanding kuantitasnya. Peserta nanti akan menampilkan keunikan dan kreativitas masing-masing agar bisa ditonton agar nampak lebih indah. Penampilan tidak menyinggung suku, agama, ras dan antar golongan serta tidak berbau politik.<\/p>\n<p>\u201cBanyumas Extravaganza ini event wisata. Brand yang kami bangun adalah menampilkan eksotika seni budaya dan batik Banyumasan. Harapannya mereka menampilkan yang terbaik di ajang ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Suwondo menambahkan, pemenang dari kategori pelajar akan dikirimkan pada karnaval Dekranasda di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sementara dari kelompok kecamatan akan diikutsertakan untuk mengikuti Pawai Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Tengah di Sukoharjo, bulan Agustus 2018.<\/p>\n<p><em>banyumasnews.com\/Image\u00a0<span class=\"irc_ho\" dir=\"ltr\">RADAR Banyumas<\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyumas Extravaganza\u00a0Tahun 2018 siap menampilkan yang terbaik pada karnaval jalanan yang akan digelar Minggu (15\/4\/2018) mendatang. Sebanyak 70 kelompok akan dibagi dalam tiga kelompok kategori, yakni pelajar dan mahasiswa, perwakilan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8819,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96,114],"tags":[],"class_list":["post-8818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured","category-kabupaten-banyumas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8818"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8818\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}