{"id":9283,"date":"2018-06-07T10:36:05","date_gmt":"2018-06-07T03:36:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=9283"},"modified":"2018-06-07T10:36:05","modified_gmt":"2018-06-07T03:36:05","slug":"pesonamudik2018-kemenpar-ajak-pemudik-eksplorasi-jalur-wisata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/pesonamudik2018-kemenpar-ajak-pemudik-eksplorasi-jalur-wisata\/","title":{"rendered":"#PesonaMudik2018 Kemenpar Ajak Pemudik Eksplorasi Jalur Wisata"},"content":{"rendered":"<p>Libur lebaran menjadi momentum bagi Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan jumlah perjalanan wisatawan. Mengusung program #PesonaMudik2018 Kemenpar mengajak para pemudik untuk mengeksplorasi destinasi potensial.<\/p>\n<p>\u201cUntuk para pemudik, waktumu tidak banyak. Bisa direncanakan dengan baik destinasi apa, kuliner apa yang ingin dikunjungi dengan mengikuti hastag #PesonaMudik2018,\u201d ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya saat \u201cForwapar Ngabuburit Bareng Menpar\u201d di Ayana Mid Plaza Jakarta, Rabu (6\/6\/2018).<\/p>\n<p>Menpar mengatakan, program tersebut merupakan runtutan program yang dibuat saat awal Ramadan. Pada dua bulan sebelum ramadan ada program hot deals. Program low season menjadi high season itulah muncul hot deals Ramadan untuk wisatawan mancanegara.<\/p>\n<p>\u201cTahun ini sudah sistematik. Saat Ramadan ada Pesona Ramadan, IMTI, Hot Deals dan lain sebagainya. Hal itu untuk menaikkan\u00a0 tingkat keterisian yang turun saaat Ramadan. Low season itu keniscayaan pada saatnya. Seperti Jakarta saat weekend kosong. Batam kosong saat weekdays. Tiap low season kita buat program yang menarik di Indonesia,&#8221; kata Menpar Arief.<\/p>\n<p>Menpar memprediksi mudik lebaran tahun ini mencapai 20 juta orang. Sehingga dapat menggerakan kembali wisnus yang selama bulan Ramadan ini diperkirakan turun hingga 50 persen. Rata-rata pergerakan wisnus per bulan 20 juta di Ramadan turun menjadi 10 juta.<\/p>\n<p>&#8220;Memasuki liburan Idul Fitri jumlah pemudik mencapai 20 juta, sehingga\u00a0 periode Ramadan-Lebaran terjadi pegerakkan. Data terakhir mencapai 30 juta wisnus,\u201d kata Menpar Arief Yahya.<\/p>\n<p>Untuk mempromosikan hal tersebut Kemenpar mempunyai dua endorser. Yaitu community endorser, dan selebriti endorser. Tujuannya untuk mengangkat dan memberi rekomendasi (guiden) kepada para pemudik destinasi apa saja yang ada disekitar kampung halamannya.<\/p>\n<p>\u201cAkan Mulai dari kuliner andalan, atraksi hingga destinasi andalan saat lebaran. Yang paling unggulan dikeluarkan. Ada Top 10 Pesona Kuliner Lebaran, Top 10 Pesona Destinasi Lebaran, Top 10 Pesona Event. Gol-nya adalah mengeksplorasi daerah-daerah paling besar di Pulau Jawa. Semua rekomendasinya berdasarkan TripAdvisor. Bila tidak masuk TripAdvisor, direkomendasikan oleh GenPI,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kegiatan Ngabuburit dengan Forwapar ini, disinergikan dengan Launching dan Press Conference Pesona Mudik 2018 Bersama Oleh-oleh Artis. Kedua acara tersebut merupakan rangkaian acara dari tema besar \u201cPesona Mudik 2018\u201d.<\/p>\n<p>Kemenpar sendiri telah menjalin kerjasama co-branding dengan lebih dari 100 brand. 37 brand diantaranya adalah brand oleh-oleh artis kekinian. Brand ini ikut membantu mempromosikan program wisata mudik lebaran di berbagai kota. Seperti Bogor, Yogyakarta, Solo, Makassar, dan banyak lagi.<\/p>\n<p>Para artis sekaligus pemilik oleh-oleh artis entrepreneur seperti Prilly Latuconsina, Fitri Carlina, Teuku Wisnu Zaskia Sungkar, Oki Setiana Dewi, Syahrini, Ricky harun, dan Herfiza hadir dalam launching tersebut.<\/p>\n<p>Hal ini sejalan dengan pendapat Menpar Arief Yahya. Yaitu para selebritas adalah endorser yang luar biasa bagi kampanye pariwisata.<\/p>\n<p>\u201cPara selebritas ini sekaligus akan menjadi endorser yang luar biasa bagi kampanye pariwisata kita. Seperti sudah sering saya bahas, untuk strategi media saya punya jurus yang saya sebut POSE: paid, owned, social media, dan endorser,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cTiga yang pertama yaitu: paid media, owned media, social media dijadikan satu, saya namakan convergence media. Sementara unsur keempat yaitu endorser punya peran yang tak kalah penting. Karena, dalam marketing siapa yang bicara itu sangat penting. Apalagi di Indonesia, siapa tokoh yang berbicara jauh lebih penting lagi\u201d, kata Menpar Arief.<\/p>\n<p><em>rri.co.id<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Libur lebaran menjadi momentum bagi Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan jumlah perjalanan wisatawan. Mengusung program #PesonaMudik2018 Kemenpar mengajak para pemudik untuk mengeksplorasi destinasi potensial. \u201cUntuk para pemudik, waktumu tidak banyak. Bisa&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9284,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76,96],"tags":[],"class_list":["post-9283","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-featured"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9283"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9283\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}