{"id":9911,"date":"2018-07-25T12:48:44","date_gmt":"2018-07-25T05:48:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesiaheritage-cities.org\/?p=9911"},"modified":"2018-07-25T12:48:44","modified_gmt":"2018-07-25T05:48:44","slug":"mengenal-sejarah-lawang-sewu-di-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/mengenal-sejarah-lawang-sewu-di-semarang\/","title":{"rendered":"Mengenal Sejarah Lawang Sewu di Semarang"},"content":{"rendered":"<p><b>Lawang Sewu<\/b>\u00a0(bahasa Indonesia: seribu pintu) adalah gedung gedung bersejarah di\u00a0Indonesia\u00a0yang berlokasi di Kota\u00a0Semarang,\u00a0Jawa Tengah. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari\u00a0Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij\u00a0atau NIS. Dibangun pada tahun\u00a01904\u00a0dan selesai pada tahun\u00a01907. Terletak di bundaran\u00a0Tugu Muda\u00a0yang dahulu disebut\u00a0<i>Wilhelminaplein<\/i>.<\/p>\n<p>Masyarakat setempat menyebutnya\u00a0<i>Lawang Sewu<\/i>\u00a0karena bangunan tersebut memiliki\u00a0pintu\u00a0yang sangat banyak, meskipun kenyataannya, jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak\u00a0jendela\u00a0yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).<\/p>\n<p>Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang\u00a0PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV\/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil)\u00a0Kementerian Perhubungan\u00a0Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa\u00a0Pertempuran lima hari di Semarang\u00a0(14 Oktober\u00a0&#8211;\u00a019 Oktober1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan\u00a0Kempetai\u00a0dan Kidobutai,\u00a0Jepang. Maka dari itu Pemerintah\u00a0Kota Semarang\u00a0dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650\/50\/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.<\/p>\n<h3><strong>SEJARAH<\/strong><\/h3>\n<p>Bangunan Lawang Sewu dibangun pada\u00a027 Februari\u00a01904\u00a0dengan nama lain\u00a0<i>Het hoofdkantor van de Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij<\/i>\u00a0(Kantor Pusat NIS). Awalnya kegiatan administrasi perkantoran dilakukan di\u00a0Stasiun Semarang Gudang\u00a0(Samarang NIS), namun dengan berkembangnya jalur jaringan kereta yang sangat pesat, mengakibatkan bertambahnya personil teknis dan tenaga administrasi yang tidak sedikit seiring berkembangnya administrasi perkantoran.<\/p>\n<p>Pada akibatnya kantor NIS di stasiun Samarang NIS tidak lagi memadai. Berbagai solusi dilakukan NIS antara lain\u00a0menyewa\u00a0beberapa bangunan milik perseorangan sebagai solusi sementara yang justru menambah tidak efisien. Apalagi letak stasiun Samarang NIS berada di dekat\u00a0rawa\u00a0sehingga urusan\u00a0sanitasi\u00a0dan\u00a0kesehatan\u00a0pun menjadi pertimbangan penting. Maka, diusulkanlah alternatif lain: membangun kantor administrasi di lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu berada di pinggir kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di ujung\u00a0<i>Bodjongweg<\/i>\u00a0Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan Bodjongweg dan Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju\u00a0Kendal).<\/p>\n<p>NIS mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Quendag, arsitek yang berdomisili di\u00a0Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di\u00a0Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke\u00a0Kota Semarang. Melihat dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa\u00a0<i>site plan<\/i>\u00a0dan denah bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada tahun\u00a01903. Begitu pula kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangani di Amsterdam tahun 1903.<\/p>\n<p><em>Berbagaisumber<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lawang Sewu\u00a0(bahasa Indonesia: seribu pintu) adalah gedung gedung bersejarah di\u00a0Indonesia\u00a0yang berlokasi di Kota\u00a0Semarang,\u00a0Jawa Tengah. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari\u00a0Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij\u00a0atau NIS. Dibangun pada tahun\u00a01904\u00a0dan selesai pada tahun\u00a01907.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9913,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76],"tags":[],"class_list":["post-9911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9911"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9911\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiaheritage-cities.org\/new\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}