
AKSARA Akademi Sastra Nusantara
Nama ini muncul saat mengikuti perbincangan Sastra tentang komunitas Sastra yang diselenggarakan oleh Festival Sastra Yogja sebagai pembuka perhelatan Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2025.Bukankah Pusaka terpenting bangsa adalah bahasa Indonesia? Yang mempersatukan keragaman,perbedaan dan sebagai simbol identitas bersama.
Karena itu, penyelenggaraan festival Sastra sebagai bagian dari perhelatan jkpi merupakan terobosan penting dan kontekstual, terutama menyadari tantangan terbesar bahasa sekarang adalah perkembangan dan pengaruh AI ( Akal Imitasi) dalam peradaban kiwari.
Festival Sastra ini akan menjadi laboratorium revitalisasi bahasa Indonesia menghadapi peradaban digital. Merangsang keterlibatan publik secara rampak serta menghidupkan memori kolektif atas tema bersama.
Penyelenggaraan festival yang melibatkan para senator DPD, IKAPI, penerbit independen dan komunitas Seniman, budayawan menghidupkan suasana literer yang kreatif dan meriah. Acara ini bisa menjadi cikal bakal tradisi ibukota buku yang digagas UNESCO sebagai upaya pencerdasan global.
Catatan Taufik Rahzen, Dewan Pakar JKPI.
Foto: jogjainsight.com