Skip to content Skip to footer

PENTINGNYA PUBLIC SPEAKING DALAM MEMBANGUN PERSONAL BRANDING

Management project Literasi Digital provinsi Maluku Utara pada Sabtu (24/9) malam lalu bertempat di Caffe A2W yang berlokasi di kelurahan Toboko bagian selatan kota Ternate telah sukses menggelar takshow makin cakap digital deengan tema Pentingnya Public Speaking Dalam Membangun Personal Branding. Hadir pada kesempatan tersebut ratusan orang jumlahnya dari berbagai kalangan organisasi perempuan, penggiat literasi dan komunitas akademik serta elemen masyarakat lainnya yang nampak memadati tempat acara tersebut.

Menurut Thamrin Ali Ibrahim (project manager) Literasi Digital Maluku Utara bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengayaan informasi tentang kemampuan public speaking melalui ruang talkshow tetapi bukan pada ruang training atau ruang peningkatan kapasitas. Lanjut Thamrin bahwa kegiatan semacam ini akan digelar selama 2022 hingga 2024 oleh sebab itu maka menurut Thamrin yang juga mantan ketua KNPI Provinsi Maluku Utara bahwa managemen project Literasi Digital provinsi Maluku Utara berkepentingan untuk mendorong Maluku Utara masuk dalam kategori makin cakap digital. Lebih lanjut menurut Thamrin bahwa di Indonesia Timur, baru Papua Barat yang masuk dalam kategori makin cakap digital sementara itu, Maluku Utara dengan populasi jumlah penduduk yang banyak namun belum layak untuk diakui sebagai atau berada pada kategori makin cakap digital.

Suasana Talkshow

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak provinsi Maluku Utara mengungkapkan bahwa selain bahasa, untuk mencapai komunikasi yang efektif, juga sangat dipengaruhi oleh bahasa tubuh atau body languge saat berbicara. “Oleh sebab itu kita semua menyadari bahwa salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh kita semua untuk menuju ke personal branding. Untuk bisa menguasai ilmu tentang public speaking maka diperlukan rasa percaya diri. Dengan menguasai public speaking, diharapkan dapat meningkatkan potensi diri secara lebih profesional. Salah satu cara adalah melalui kegiatan makin cakap digital sebagaimana yang dilakukan oleh management project Literasi Digital di provinsi Maluku Utara saat ini,” katanya.

Suasana Talkshow

Hal yang sama dikemukakan oleh Dr. Nurlela Syarif bahwa public speaking itu berkaitan dengan interaksi. “Setiap hari kita harus berbicara dalam berbagai ruang, bukan hanya bertatap muka secara langsung saja melainkan pula secara tidak langsung”, sebut Nurlaela. Senada dengan Nurlela, Wahyuni Bailusy akademisi UMMU mengungkapkan bahwa segala bentuk personal branding adalah sebuah kebutuhan manusia yang tak bisa ditepis sampai kapanpun.

Sementara itu pula, pada dimensi yang lain, menurut Damis Basir selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika mengemukakan beberapa hal yang berkaitan dengan smart city atau kota cerdas sebagai program penting dari Kementerian Komunikasi dan Informatika yang saat ini sedang berlagsung di Kota Ternate dibawah institusi perangkat daerah yang dipimpinnya.

Suasana Talkshow

Pandangan menarik dari talkshow pada malam itu adalah apa yang diamati oleh Sherly Tjoanda seorang tokoh perempuan Maluku Utara dan juga isteri dari mantan seorang kepala daerah saat memberikan testimoni soal public speaking dimalam itu mengatakan bahwa public speaking itu mungkin dimasa lalu orang umumnya hanya membatasi pada hal-hal yang berkaitan dengan MC atau pembawa acara, reporter, dan sejenisnya namun pada masa kini public speaking mencakup hal-hal yang lebih luas dan semakin kompleks ruang lingkup cakupannya dan sangat tergantung kepada momentum tertentu seseorang itu berperan. Artinya bahwa ada sikap tertentu yang harus dijaga pada momentum kapan dan dimana serta bersama siapa kita berinteraksi. Hal ini berdasarkan kepada pengalaman pribadi beliau saat mendampingi suaminya sebagai seorang kepala daerah. Menurutnya bahwa ada peran yang berbeda ketika kita berada pada suatu komunitas atau kelompok dengan komunitas atau kelompok yang lain sehingga diperlukan kemampuan public speaking yang memadai.

Suasana Talkshow

Dari perspektif yang lain tentang public speaking, Hj. Masni (mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak provinsi Maluku Utara) mengemukakan pentingnya unsur etika dalam hal public speaking seseorang. Menurutnya dari hasil pengamatan dalam realitas keseharian termasuk di media sosial, banyak yang mengabaikan dimensi etika dalam hal public speaking maupun memanfaatkan media digital secara lebih luas. “Dalam pandangannya bahwa cakap digital juga harus dibarengi dengan kemampuan untuk memahami aspek etika sehingga yang bersangkutan dapat menempatkan peran yang berdampak baik bagi personal brandingnya maupun lingkungan sosialnya,” ungkap Masni.

Suasana Talkshow

Kegiatan talkshow menjadi semakin menarik dengan gelaran hiburan musik dari para musisi lokal serta penampilan para konten kreator yang juga tampil untuk berbagi pengalaman dalam hal public speaking maupun kiprah dan prestasi yang mereka gapai dengan memanfaatkan berbagai platform media digital yang tersedia saat ini, satu harapan bersama dari semua kalangan yang hadir pada malam itu adalah bahwa semua berkeinginan untuk mewujudkan Maluku Utara Makin Cakap Digital.

(ADV)

Leave a Comment