Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mematangkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2028. Perencanaan tersebut mencakup kebutuhan rangkaian kegiatan, transportasi, akomodasi, venue, hingga kebutuhan para tamu undangan.
Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., mengatakan perencanaan disusun secara detail mengingat Rakernas JKPI 2028 diperkirakan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari 79 kabupaten/kota.
“Pemerintah Kabupaten Sumbawa sedang mempersiapkan master plan untuk mempersiapkan semua, baik rangkaian acaranya, kemudian transportasi, akomodasi, venue, hingga kebutuhan para tamu undangan,” kata Dedy saat ditemui, Senin (21/09/2026).
Menurut Dedy, perencanaan tersebut disusun pada 2026, kemudian mulai dieksekusi pada 2027 melalui pembangunan dan pembenahan sejumlah infrastruktur dasar untuk mendukung pelaksanaan Rakernas JKPI.
“Di tahun 2027 mulai dilakukan eksekusi pembangunan dan pembenahan sejumlah infrastruktur dasar, termasuk penyelesaian Wisma Bala Putih, Istana Dalam Loka, Bala Kuning, kawasan kota pusaka, serta berbagai venue yang akan digunakan untuk rangkaian kegiatan Rakernas JKPI Tahun 2028,” ujarnya.
Ia berharap penyelesaian master plan berjalan sesuai target sehingga seluruh kebutuhan daerah untuk mendukung pelaksanaan Rakernas JKPI telah siap sebelum kegiatan digelar pada 2028.
Selain infrastruktur dan kebutuhan teknis penyelenggaraan, Pemkab Sumbawa juga mulai menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung atau pra-event melalui Calendar of Events. Agenda tersebut telah berjalan pada 2026 dan akan semakin digalakkan pada 2027.
Dedy menyampaikan, kegiatan dalam Calendar of Events yang diarahkan untuk menyambut Rakernas JKPI 2028 akan dipilih berdasarkan nilai budaya, kesesuaian dengan semangat JKPI, serta potensinya untuk dipromosikan ke tingkat nasional.
“Event-event yang tertuang dalam Calendar of Events tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari agenda saat pelaksanaan Rakernas JKPI Tahun 2028 yang nantinya menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Sumbawa,” katanya.
Menurut Dedy, pelaksanaan Rakernas JKPI 2028 juga menjadi kesempatan bagi Kabupaten Sumbawa untuk memperkenalkan potensi wisata sekaligus mendorong pergerakan ekonomi lokal.
“Pelaksanaan kegiatan ini tentunya membawa hal positif bagi Kabupaten Sumbawa dan akan berpotensi pada peningkatan perekonomian masyarakat serta PAD Kabupaten Sumbawa,” ujarnya. (Foto dan Teks: merdekainsight.com)
