Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat menggunakan busana ada Yogyakarta pada Rakernas JKPI 2025 di Yogyakarta. Dia menyatakan kesiapan Kota Singkawang menjadi tuan rumah selanjutnya. (ISTIMEWA)
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyatakan keinginan Pemkot Singkawang untuk menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) pada masa mendatang. Harapan itu disampaikannya usai menghadiri salah satu rangkaian Rakernas JKPI 2025 di Yogyakarta.
“Jika diizinkan, kita berkeinginan menjadi tuan rumah Rakernas JKPI. Kota Singkawang sangat layak, apalagi budaya kita lebih menarik dibanding banyak kota lain di Indonesia,” ujarnya.
Menurut Tjhai Chui Mie, Singkawang merupakan salah satu kota pusaka yang kaya warisan budaya. Keikutsertaan dalam JKPI diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang berbagi gagasan antar kota pusaka.
“Di Singkawang sudah ada heritage seperti vihara, pekong, gedung bioskop yang usianya lebih dari 50 tahun, dan masih banyak lagi yang bisa kita promosikan,” katanya.
Ia menambahkan, Rakernas JKPI menjadi momentum bagi Singkawang untuk mempromosikan potensi wisata sejarah dan budaya, sejalan dengan upaya memperkuat identitas sebagai kota toleransi dan multikultural yang berakar pada tradisi.
JKPI sendiri merupakan forum nasional yang menghimpun puluhan kota dan kabupaten di Indonesia yang memiliki kawasan pusaka dan berkomitmen terhadap pelestarian budaya.
Rangkaian kegiatan JKPI 2025 berlangsung 5–9 Agustus 2025, meliputi Rakernas, pentas budaya delegasi, seminar, hingga Indonesia Street Performance. (har)
Sumber: pontianakpost