Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

KAMPANYE MAKIN CAKAP DIGITAL & KONSER KEMANUSIAAN SUKSES DIGELAR DI BENTENG ORANJE

Manajement literasi digital provinsi Maluku Utara sukses menggelar talkshow dan kampanye makin cakap digital kepada komunitas seniman dan budayawan serta para penggiat dunia parawisata Maluku Utara dan masyarakat luas dengan menghadirkan para narasumber antara lain: Tahmid Wahab (Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku Utara), Fenny Kiat, S.STP., M.Si (Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Barat) dan Syarif H. Sabatun (Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate).

Manajer Humas dan Edukasi manajemen project literasi digital Maluku Utara Rinto Taib yang juga sebagai Kepala Museum Rempah-rempah Kota Ternate mengungkapkan bahwa: “Tema Pengembangan Pariwisata dan Pelestarian Kebudayaan yang diperbincangkan dalam talkshow tersebut adalah sebuah representasi persoalan yang membutuhkan solusi yang tepat untuk memanfaatkan era transformasi digital saat ini dalam menjawab tantangan jaman bagi para seniman, penggiat dan pelaku pariwisata. Melalui talkshow makin cakap digital dan konser kemanusiaan yang telah berlangsung sejak tanggal 21 dan 22 Oktober ini maka para penggiat dunia pariwisata dan para pelaku seni budaya akan semakin memahami tentang empat pilar literasi digital yaitu cakap digital, etika digital, budaya digital dan keamanan digital dalam kaitannya dengan dunia seni dan kepariwisataan.” Ucap Rinto

Suasana dimalam konser kemanusian dan talkshow makin cakap digital di Fort Oranje

Ketua panitia konser musik kemanusiaan, Mustamin Hamzah, S.Pd, M.M seusai gelaran talkshow dan konser musik kemanusiaan tersebut mengungkapkan bahwa: “”takshow dan kampanye makin cakap digital yang sukses dilaksanakan oleh manajemen project literasi digital tersebut sangat membantu memberikan pemahaman dan pengetahuan tehnis dan aktual yang sangat berguna bagi komunitas seni dan budaya Maluku Utara khususnya bagi kalangan musisi untuk memanfaatkan berbagai layanan internet dan platform digital yang tersedia sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas kerja dan karya sebagai upaya mewujudkan cita dan harapan musisi tangguh.” Selanjutnya menurut Mustamin bahwa gelaran event ini telah menghadirkan berbagai gendre dan segmen komunitas musisi Maluku Utara untuk tampil juga dalam gelaran konser kemanusiaan tersebut, pungkas Mustamin yang juga sebagai kepala sekolah pada sebuah SLTP di Kota Ternate tersebut.

Suasana dimalam konser kemanusian dan talkshow makin cakap digital di Fort Oranje

Walikota Tidore Kepulauan, Capt. Ali Ibrahim dalam sambutannya di acara Talkshow makin cakap digital dan konser kemanusiaan di benteng Oranje tersebut mengatakan bahwa: “melalui kampanye makin cakap digital ini juga membuat masayarakat luas di Maluku Utara semakin memahami tentang empat pilar literasi digital sekaligus mengetahui banyak hal tentang isu-isu aktual yang hangat diperbincangkan di ruang media sosial seperti gelaran Sail Tidore 2022 yang akan berlangsung pada tanggal 24-29 November di Tidore nanti.”
Sukardi atau yang akrab disebut Kobori yang tak lain adalah seorang musisi Maluku Utara memandang bahwa: “platform digital sebagai sarana pengembangan potensi SDM khususnya bagi para pelaku dunia seni budaya termasuk pula para komunitas musisi di dalamnya akan menjadi bekal pengetahuan dan pengalaman agar dapat berpengaruh kepada karir dan karya para musisi tentunya dengan memanfaatkan berbagai layanan platform digital yang telah tersedia.”

Suasana dimalam konser kemanusian dan talkshow makin cakap digital di Fort Oranje

Tahmid Wahab (Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku Utara) memaparkan pada sesi talkshow tersebut bahwa : “project literasi digital yang diselenggarakan di provinsi Maluku Utara saat ini telah membantu pemerintah provinsi Maluku Utara dalam mengkampanyekan makin cakap digital sehingga masyarakat menjadi lebih paham tentang memanfaatkan berbagai platform literasi digital untuk berbagai kebutuhan terutama bagi para pelaku dunia usaha dan jasa pariwisata yang memang sangat bergantung kepada layanan internet dan platform digital pada umumnya seperti bagi kepentingan promosi branding maupun pemasaran produk”. Lebih lanjut menurut Tahmid bahwa dengan keterlibatannya dalam gelaran seperti ini makaadalah merupakan kesempatan baik untuk melakukan soialisasi Sail Tidore baik dari segi progress dan capaian kegiatan hingga agenda acara apa saja dan siapa saja yang dilibatkan serta dampak dari gelaran Sail Tidore tersebut. Oleh sebab itu, Tahmid sangat mengapresiasi gelaran talkshow yang digelar oleh manajemen project literasi digital provinsi Maluku Utara tersebut.

Suasana dimalam konser kemanusian dan talkshow makin cakap digital di Fort Oranje

Fenny Kiat, S.STP., M.Si (Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Barat) dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa di era transformasi digital saat ini, pemerintah kabupaten Halmahera Barat melalui Dinas Pariwisata gencar memanfaatkan berbagai platform digital bagi pengembangan desa wisata sehingga masyarakat di wilayah pedesaanpun dapat mengembangkan potensi dan berbagai sumber daya di desa mereka sebagai destinasi wisata dengan ragam keunikannya yang menjadi daya tarik kunjungan wisata.” Pungkas Fenny. (ADV).

Leave a Comment